Jenggawah Suara Jember News

Portal Beritanya Kec.Jenggawah, Kab.Jember

Home » Targetkan Inflasi Turun Lagi, Ini Komentar Kepala KPwBI Jember

Targetkan Inflasi Turun Lagi, Ini Komentar Kepala KPwBI Jember

Suara Jember News, Jember – Tingkat inflasi di Jember selama 2023 menunjukan tren yang cukup positif. Pada Desember lalu, indeks harga konsumen (IHK) berada pada angka 3,0±1 persen.

Sejumlah pihak termasuk pemkab dan Bank Indonesia yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memang rutin melakukan rapat pengendalian inflasi yang dikenal dengan istilah Si Rambo, sekali dalam sepekan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi IHK pada Desember 2023 tercatat rendah sebesar 0,22 persen secara bulanan (mtm), sehingga inflasi IHK 2023 menjadi 2,29 persen secara tahunan (yoy). Perkembangan inflasi 2023 ini lebih rendah dibandingkan dengan inflasi 2022 yang tercatat sebesar 7,39 persen yoy.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Gunawan menilai, inflasi yang terjaga dalam kisaran sasarannya merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter.

Baca Juga :Jokowi Sebut Kemacetan Jabodetabek Timbulkan Kerugian Rp 100 Triliun per Tahun

Serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dengan pemerintah daerah dalam TPID, melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Dia juga mengatakan, inflasi IHK yang rendah secara bulanan pada Desember 2023 dipengaruhi oleh terkendalinya inflasi inti dan inflasi volatile food. Inflasi inti tercatat sebesar 0,11 persen mtm.

Jumlah itu lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,13 persen mtm, disumbang oleh komoditas gula pasir, emas perhiasan, dan tisu. Inflasi kelompok volatile food menurun dari 1,36 persen mtm pada November 2023 menjadi 0,74 persen mtm.

Sementara, kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,03 persen mtm, meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat deflasi sebesar -0,32 persen mtm dipengaruhi faktor musiman kenaikan inflasi.

Secara tahunan, inflasi IHK 2023 yang telah kembali dalam kisaran sasaran ditopang oleh terjaganya berbagai komponen inflasi. Inflasi inti tahun lalu terjaga rendah sebesar 1,26 persen yoy.

Sejalan dengan konsistensi kebijakan suku bunga dan stabilisasi nilai tukar rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi volatile food juga relatif terkendali sebesar 6,13 persen yoy. “Hal ini didukung oleh eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan TPID dalam mengendalikan harga pangan,” tuturnya.

Inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,69 persen (yoy), sejalan minimalnya kebijakan penyesuaian harga komoditas yang diatur oleh pemerintah. Oleh sebab itu, BI meyakini inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen pada 2024.

Baca Juga :Live Musik Jatim Beragam Kediri Meriah, Pengunjung Antusias

Dia juga mengaku akan terus  mendukung upaya pengendalian inflasi. Mulai dari penguatan  sinergi pengendalian Inflasi, berupa operasi pasar, perluasan kerja sama antardaerah (KAD), atau capacity building TPID dan pelaku usaha.

Menjaga stabilitas inflasi melalui optimalisasi pengendalian komoditas pangan yang bersifat struktural. Serta optimalisasi pemanfaatan DAK nonfisik ketahanan pangan. “Stabilitas inflasi dapat diwujudkan melalui koordinasi, sinkronisasi, serta pelaksanaan distribusi pangan dan lainnya,” pungkasnya. (ham/c2/nur)

Sumber Berita : radarjember

dawa01