<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hari Kartini Archives - Jenggawah Suara Jember News</title>
	<atom:link href="https://jenggawah.suarajember.com/tag/hari-kartini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jenggawah.suarajember.com/tag/hari-kartini/</link>
	<description>Portal Beritanya Kec.Jenggawah, Kab.Jember</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Apr 2024 08:32:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.2</generator>

<image>
	<url>https://jenggawah.suarajember.com/wp-content/uploads/2024/01/cropped-WhatsApp-Image-2021-02-01-at-07.33.48-150-x-150-32x32.jpg</url>
	<title>Hari Kartini Archives - Jenggawah Suara Jember News</title>
	<link>https://jenggawah.suarajember.com/tag/hari-kartini/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perempuan Jember di Munas Perempuan 2024</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/perempuan-jember-di-munas-perempuan-2024/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/perempuan-jember-di-munas-perempuan-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faris]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2024 08:32:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Munas Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5943</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Musyawarah Nasional (Munas) Perempuan ke-2 berlangsung di Kabupaten Badung, Bali,...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/perempuan-jember-di-munas-perempuan-2024/">Perempuan Jember di Munas Perempuan 2024</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Musyawarah Nasional (Munas) Perempuan ke-2 berlangsung di Kabupaten Badung, Bali, pada tanggal 19-20 April 2024.  Munas perempuan bertujuan untuk mewadahi partisipasi yang bermakna dari perempuan, anak disabilitas dan kelompok marginal.</p>
<p>Berbagai perwakilan dari organisasi masyarakat sipil (OMS) mitra kemitraan Australia-Indonesia menuju masyarakat yang inklusif (INKLUSI), desa model dari Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) binaan Kementerian PPPA serta jaringan organisasi masyarakat yang fokus pada isu perempuan, anak, disabilitas, dan kelompok marjinal, berkumpul untuk mengikuti Munas Perempuan.</p>
<p><em><strong>Baca Juga :  <a href="https://suarajember.com/wahyu-aprilia-sosok-kartini-masa-kini-tangguh-di-dunia-teknik-sipil/">Wahyu Aprilia Sosok Kartini Masa Kini, Tangguh di Dunia Teknik Sipil</a></strong></em></p>
<p>Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Dra Hj.Kasih Fajarini bersama puluhan perempuan hebat dari kabupaten Jember, turut hadir di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.</p>
<p>Pada hari pertama, Jumat 19/4/2024, mereka menikmati festival bertema ”Perempuan bagi Bumi Pertiwi”, yang digelar perwakilan organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam mitra INKLUSI (program kerja sama Pemerintah Indonesia dan Australia). Festival berupa pameran karya perempuan-perempuan di tingkat akar rumput dilaksanakan di selasar Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Karya tersebut berupa kerajinan dan pangan (makanan olahan) yang, selain dipamerkan, juga dijual kepada pengunjung selama berlangsungnya Munas Perempuan.</p>
<p>Sebagai catatan ebelumnya, tepatnya pada 26-27 Maret 2024, merupakan penyelenggaraan Munas kedua secara daring yang menyerap usulan dan aspirasi perempuan, penyandang disabilitas, anak, dan kelompok marginal dalam proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Strategis Kementerian/Lembaga (Renstra) terkait, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD).</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/ada-retakan-di-jalur-gumitir-jember-kendaraan-berat-diimbau-lewat-pantura/">Ada Retakan di Jalur Gumitir Jember, Kendaraan Berat Diimbau Lewat Pantura</a></strong></em></p>
<p>Munas Perempuan merupakan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam aksi kolektif INKLUSI.  Kolaborasi dilakukan dengan Bappenas dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan telah memproses usulan dari 477 desa 163 kabupaten/kota dan 35 provinsi.</p>
<p>Munas Perempuan ini berkontribusi dalam memperkuat usulan pada RPJPMN khususnya pada penyusunan dokumen Indonesia Emas ke-14 tentang perspektif kesetaraan gender dan masyarakat inklusif.</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/perempuan-jember-di-munas-perempuan-2024/">Perempuan Jember di Munas Perempuan 2024</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/perempuan-jember-di-munas-perempuan-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wahyu Aprilia Sosok Kartini Masa Kini, Tangguh di Dunia Teknik Sipil</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/wahyu-aprilia-sosok-kartini-masa-kini-tangguh-di-dunia-teknik-sipil/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/wahyu-aprilia-sosok-kartini-masa-kini-tangguh-di-dunia-teknik-sipil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faris]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2024 08:28:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Unmuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5940</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Wahyu Aprilia sosok ibu, istri, dan seorang profesional di dunia...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/wahyu-aprilia-sosok-kartini-masa-kini-tangguh-di-dunia-teknik-sipil/">Wahyu Aprilia Sosok Kartini Masa Kini, Tangguh di Dunia Teknik Sipil</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Wahyu Aprilia sosok ibu, istri, dan seorang profesional di dunia teknik sipil khusunya pada bidang infrastruktur jalan dan jembatan, Wahyu Aprilia S.T. alumni Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), telah menjadi contoh yang  sempurna dari perjuangan emansipasi wanita di tempat kerja.</p>
<p>Dalam peringatan Hari Kartini di tahun 2024 ini, wanita pekerja keras yang akrab dipanggil dengan nama Lia yang berusia 30 tahun beberkan bagaimana kesetaraan gender dapat diwujudkan melalui dedikasi dan kerja kerasnya selama bekerja Sabtu (20/4/2024).</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/hujan-lebat-tanah-longsor-di-magetan-putus-akses-jalan-antar-desa-dan-alternatif-ke-jawa-tengah/">Hujan Lebat, Tanah Longsor Di Magetan Putus Akses Jalan Antar Desa Dan Alternatif ke Jawa Tengah</a></strong></em></p>
<p>Emansipasi wanita menurut Lia tidak hanya tentang memperjuangkan hak-hak yang sama, tetapi juga tentang memberikan kesempatan bagi wanita untuk meraih kesuksesan tanpa hambatan gender.</p>
<p>Sebagai seorang engineer pada bidang infrastruktur jalan dan jembatan, dia telah menghadapi berbagai tantangan di tempat kerja yang mayoritas diisi oleh rekan pria. Namun, dia tidak pernah gentar. Baginya, tidak ada perbedaan antara dirinya dan rekan pria dalam memasuki proyek-proyek besar atau menanggung tekanan kerja.</p>
<p>&#8220;Atmosfer di tempat kerja, meskipun mayoritas diisi oleh laki-laki, tidak mengintimidasi saya. Saya menganggap diri saya setara dengan mereka&#8221; ujar Lia Jumat (19/4/2024).</p>
<p>Lia menceritakan bagaimana sebagai satu-satunya wanita di proyek-proyek tersebut, dia seringkali dihadapkan pada beban dan tanggung jawab yang sama. Dia tak segan untuk lembur bahkan hingga larut malam, membuktikan bahwa kesetaraan sejati dalam dunia kerja bukanlah sekadar retorika, tetapi praktek nyata.</p>
<p>&#8220;Sebagai satu-satunya wanita di tempat proyek, beban dan tanggung jawab yang diberikan ya sama, kalau ada salah ya benerin sendiri, lembur sampai pagi, bener-bener setara tidak memandang aku perempuan dan anak muda yang baru kerja tujuh tahun, sedangkan kebanyakan dari mereka sudah berpuluhan tahun&#8221; ujar Lia.</p>
<p>Namun, tidak selalu mudah bagi Lia untuk mendapat pengakuan yang seharusnya. Terkadang, dia merasa sungkan untuk berhadapan dengan rekan-rekan laki-laki yang lebih tua. Namun, dengan waktu, mereka menerima Lia sebagai seorang profesional yang kompeten, bukan sekadar seorang wanita atau seorang anak muda yang baru saja memulai karirnya.</p>
<p>&#8220;Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah pesatnya perkembangan zaman dan era digitalisasi. Wanita harus siap memperbarui diri mereka, meningkatkan kompetensi, dan sebagai muslim harus menjaga iman serta taqwa&#8221; ujar Lia.</p>
<p>Selain itu, sebagai seorang istri Lia juga mengaku bahwa memilih sebagai wanita berkarir harus mendapatkan restu dari seorang suami.</p>
<p>&#8220;Memilih sebagai Wanita yang berkarir tentunya ada keputusan besar yang harus diambil mengingat posisi saya sebagai seorang istri, pasti yang paling utama ialah restu suami&#8221; papar Lia.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/ada-retakan-di-jalur-gumitir-jember-kendaraan-berat-diimbau-lewat-pantura/">Ada Retakan di Jalur Gumitir Jember, Kendaraan Berat Diimbau Lewat Pantura</a></strong></em></p>
<p>Meskipun menghadapi berbagai rintangan, Lia yakin bahwa dengan tekad yang kuat dan semangat yang tidak pernah padam, wanita dapat mengatasi segala hambatan di dunia kerja.</p>
<p>Sebagai seorang &#8220;fighter mom&#8221; dan seorang insinyur, Wahyu Aprilia, S.T., kisahnya kesehariannya bisa menjadi contoh bagi banyak wanita yang ingin mengejar karir dalam dunia kerja.</p>
<p>Sumber : rri.co.id</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/wahyu-aprilia-sosok-kartini-masa-kini-tangguh-di-dunia-teknik-sipil/">Wahyu Aprilia Sosok Kartini Masa Kini, Tangguh di Dunia Teknik Sipil</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/wahyu-aprilia-sosok-kartini-masa-kini-tangguh-di-dunia-teknik-sipil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
