<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Petani Archives - Jenggawah Suara Jember News</title>
	<atom:link href="https://jenggawah.suarajember.com/tag/petani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jenggawah.suarajember.com/tag/petani/</link>
	<description>Portal Beritanya Kec.Jenggawah, Kab.Jember</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Apr 2024 08:07:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://jenggawah.suarajember.com/wp-content/uploads/2024/01/cropped-WhatsApp-Image-2021-02-01-at-07.33.48-150-x-150-32x32.jpg</url>
	<title>Petani Archives - Jenggawah Suara Jember News</title>
	<link>https://jenggawah.suarajember.com/tag/petani/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sulit Pupuk, Petani Manfaatkan Tanaman Hortikultura</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/sulit-pupuk-petani-manfaatkan-tanaman-hortikultura/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/sulit-pupuk-petani-manfaatkan-tanaman-hortikultura/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faris]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2024 08:07:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Hortikultura]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Permasalahan pupuk menjadikan sejumlah petani di kawasan Jember memanfaatkan tanaman...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/sulit-pupuk-petani-manfaatkan-tanaman-hortikultura/">Sulit Pupuk, Petani Manfaatkan Tanaman Hortikultura</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Permasalahan pupuk menjadikan sejumlah petani di kawasan Jember memanfaatkan tanaman hortikultura sebagai pemasukan tambahan. Seperti yang diketahui, tahun 2024 ini pemerintah mengurangi alokasi pupuk bersubsidi untuk petani hingga 50 persen untuk wilayah Jember. Belum lagi, para petani harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli pupuk non subsidi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua Kelompok Tani Desa Sumberejo Ambulu Hamsah Fansuri mengatakan, para petani saat ini hanya mengandalkan tanaman hortikultura sebagai pengganti tanaman pangan utamanya padi. Adapun beberapa tanaman yang biasa ditanam oleh para petani desa Sumberejo diantaraya cabai, tomat, melon, kubis, hingga sawi.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/kai-jember-catat-jumlah-penumpang-selama-angkutan-lebaran-meningkat/">KAI Jember Catat Jumlah Penumpang Selama Angkutan Lebaran Meningkat</a></strong></em></p>
<p>&#8220;Sebenarnya untuk tanaman pokok itu hanya sebatas keterpaksaan saja, karena mengikuti musim. Makanya kita selingkan dengan tanaman hortikultura,&#8221; ungkapnya kepada RRI Sabtu (20/4/2024).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hamsah juga mengaku dengan kondisi harga sewa tanah/sawah yang saat ini cukup tinggi, membuat sebagian petani malah merugi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Belum lagi harga sewa yang tinggi, satu hektare per tahun bisa Rp.40 juta. Biaya sewa dengan biaya produksi ini hampir seimbang. Kita untungnya dari mana,&#8221; ucapnya.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/pandampingan-dan-evakuasi-odgj-yang-di-pasung/">Pandampingan Dan Evakuasi ODGJ Yang Di Pasung</a></strong></em></p>
<p>Para petani di desa Sumberejo ini masih mampu bertahan hidup dengan memanfaatkan pekarangan, kebun, maupun tanah sewah sebagai tempat budidaya tanaman hortikultura.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kita semua masih bisa bertahan karena menanam hortikultura. Kalau tidak begitu pasti semua akan roboh,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sumber : rri.co.id</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/sulit-pupuk-petani-manfaatkan-tanaman-hortikultura/">Sulit Pupuk, Petani Manfaatkan Tanaman Hortikultura</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/sulit-pupuk-petani-manfaatkan-tanaman-hortikultura/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pakai Pupuk Organik, Petani Jember Berpotensi Panen 6 Ton Tiap Hektare</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/pakai-pupuk-organik-petani-jember-berpotensi-panen-6-ton-tiap-hektare/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/pakai-pupuk-organik-petani-jember-berpotensi-panen-6-ton-tiap-hektare/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 06:11:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5839</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Pos Pelayanan Agen Hayati (PPAH) Ollenah Terro memanen padi yang menggunakan...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/pakai-pupuk-organik-petani-jember-berpotensi-panen-6-ton-tiap-hektare/">Pakai Pupuk Organik, Petani Jember Berpotensi Panen 6 Ton Tiap Hektare</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Pos Pelayanan Agen Hayati (PPAH) Ollenah Terro memanen padi yang menggunakan pupuk organik di Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (17/4/2024).</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://jenggawah.suarajember.com/puluhan-hektar-tanaman-padi-di-jember-selatan-terancam-gagal-panen/">Puluhan Hektar Tanaman Padi di Jember Selatan Terancam Gagal Panen</a></strong></em></p>
<p>Pos Pelayanan Agen Hayati (PPAH) Ollenah Terro memanen padi di atas 0,6 hektare lahan. Penggunaan pupuk organik produksi sendiri ini berpotensi menghasilkan enam ton padi per hektare. Lebih besar dibandingkan saat masih menggunakan pupuk kimia yang memproduksi 3-4 ton per hektare.</p>
<p>PPAH berkolaborasi dengan gabungan kelompok tani Desa Darsono, petugas penyuluh lapangan, dan mahasiswa Universitas Jember. Bupati Hendy Siswanto mengatakan, pupuk organik tersebut memperbaiki kadar keasaman (pH) tanah dari 3 menjadi 6,5.</p>
<p>Selain itu, penggunaan pupuk organik ini menjawab kerisauan Hendy. “Apa yang kami risaukan bahwa perubahan dari pupuk kimia ke organik menurunkan produktivitas, ternyata tidak terbukti,” katanya di sela-sela acara panen.</p>
<p>Hendy berharap sukses percontohan di Desa Darsono ini bisa diterapkan di desa-desa lain. “Kami membagi Jember ini menjadi enam kluster. Lahannya berbeda, treatment-nya berbeda dari teman-teman Dinas Tanaman Pangan Hortikuktura dan Perkebunan. Tentunya ini melalui riset,” katanya.</p>
<p>Dengan hasil ini, Hendy semakin percaya diri dengan kehadiran pabrik pupuk organik yang dibangun Pemerintah Kabupaten Jember. Ia mempersilakan kelompok-kelompok tani memproduksi pupuk organik dengan menggunakan sarana di pabrik itu.</p>
<p>“Boleh. Tidak apa-apa. Pakai semua mesin yang ada itu. Itu adalah milik kita. Tempat riset kita. Kami yakini Pemkab Jember tidak mungkin bekerja sendiri tanpa bantuan petani,” kata Hendy.</p>
<p>Saat ini pabrik tersebut memproduksi pupuk organik bermerek Si Jempol yang dibagikan gratis kepada para petani Jember. “Kami akan mendukung dengan APBD. Tujuan utama kami adalah menyuburkan lahan yang kita miliki. Selama ini unsur hara 90 persen lahan di Jember tidak bagus,” kata Hendy.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://jenggawah.suarajember.com/pesawat-sumenep-jember-penuh-saat-mudik-dan-balik-lebaran/">Pesawat Sumenep-Jember Penuh saat Mudik dan Balik Lebaran</a></strong></em></p>
<p>Hendy meminta para petani Jember mulai membiasakan diri dengan pupuk organik. Apalagi produksinya berupa beras organik lebih menyehatkan. “Kewajiban Pemkab Jember menyosialisasikan dengan bantuan Universitas Jember,” katanya.</p>
<p>Sumber Berita : beritajatim.com<br />
Isw02</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/pakai-pupuk-organik-petani-jember-berpotensi-panen-6-ton-tiap-hektare/">Pakai Pupuk Organik, Petani Jember Berpotensi Panen 6 Ton Tiap Hektare</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/pakai-pupuk-organik-petani-jember-berpotensi-panen-6-ton-tiap-hektare/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Hektar Tanaman Padi di Jember Selatan Terancam Gagal Panen</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/puluhan-hektar-tanaman-padi-di-jember-selatan-terancam-gagal-panen/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/puluhan-hektar-tanaman-padi-di-jember-selatan-terancam-gagal-panen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faris]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 05:52:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5832</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Puluhan hektar lahan Padi di Kabupaten Jember selatan roboh, kondisi...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/puluhan-hektar-tanaman-padi-di-jember-selatan-terancam-gagal-panen/">Puluhan Hektar Tanaman Padi di Jember Selatan Terancam Gagal Panen</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Puluhan hektar lahan Padi di Kabupaten Jember selatan roboh, kondisi demikian dimungkinkan karena hujan lebat disertai dengan angin kencang terjadi belakangan hari terakhir pada kawasan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rohman warga Krangkongan Kecamatan Umbulsari Jember mengatakan, Padi miliknya terjadi roboh sebelum dipanen, kondisi demikian terjadi akibat cuaca ektrim yang terjadi beberapa hari yang lalu.</p>
<p><strong><em>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/kai-daop-9-jember-prediksi-arus-balik-terjadi-hingga-h10/">KAI Daop 9 Jember Prediksi Arus Balik Terjadi Hingga H+10</a></em></strong></p>
<p>Tanaman Padi yang kurang beberapa hari dipanen oleh petani ternyata roboh diterjang angin kencang dan hujan deras sehingga batang padi tidak mampu lagi menopang buah padi yang sudah berisi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Roboh padinya pak diterjang angin dan hujan yang tetjadi kemarin, ini akan mulai memanen setelah hari raya ini alhamdulilah tidak rusak tapi tenaga kerja memanen doble jadinya,&#8221;Katanya Rabu (17/04/2024)</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/ada-desa-penyuplai-sayuran-di-jember-ini-dia-besaran-sayur-yang-disuplai-dari-jember/">Ada Desa Penyuplai Sayuran di Jember, Ini Dia Besaran Sayur yang Disuplai Dari Jember</a></strong></em></p>
<p>Akibat musibah tersebut menjadikan persoalan tersendiri bagi para petani karena jika dibiarkan padi mereka akan terjadi rusak selain meningkatnya biaya produksi tenaga kerja tambahan sebelum dipanen karena harus memperlakukan kusus padi mereka ketika memanen.</p>
<p>Sumber : rri.co.id</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/puluhan-hektar-tanaman-padi-di-jember-selatan-terancam-gagal-panen/">Puluhan Hektar Tanaman Padi di Jember Selatan Terancam Gagal Panen</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/puluhan-hektar-tanaman-padi-di-jember-selatan-terancam-gagal-panen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air di Jember Ini Tak Habis-Habis, Banyak Memberi Manfaat, Apa Itu?</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/air-di-jember-ini-tak-habis-habis-banyak-memberi-manfaat-apa-itu/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/air-di-jember-ini-tak-habis-habis-banyak-memberi-manfaat-apa-itu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2024 08:40:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5749</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Bisa dibilang, air ini tak pernah habis sejak pancuran air dibuat....</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/air-di-jember-ini-tak-habis-habis-banyak-memberi-manfaat-apa-itu/">Air di Jember Ini Tak Habis-Habis, Banyak Memberi Manfaat, Apa Itu?</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Bisa dibilang, air ini tak pernah habis sejak pancuran air dibuat.</p>
<p>Lokasinya di pinggir Jalan Nasional III, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/warga-desa-di-jember-ini-lebaran-dulu-ribuan-orang-sudah-salat-id-cek-selengkapnya-2/">Warga Desa di Jember Ini Lebaran Dulu, Ribuan Orang Sudah Salat Id, CEK SELENGKAPNYA</a></strong></em></p>
<p>Sehingga banyak dimanfaatkan oleh warga yang melintas.</p>
<p>Air pancuran tersebut merupakan hasil dari galian sumur bor yang cukup dalam.</p>
<p>Sehingga air yang keluar tak ada habisnya.</p>
<p>Air ini tak hanya dimanfaatkan oleh warga sekitar.</p>
<p>Banyak juga pengguna jalan raya yang mampir untuk mengambilnya.</p>
<p>Pada musim hujan, airnya tak kurang-kurang.</p>
<p>Melimpah. Banyaknya warga yang memanfaatkan kerap menimbulkan antrean.</p>
<p>Terutama saat musim kemarau, banyak yang antre karena sumur-sumur warga terkadang kering.</p>
<p>Warga setempat, Muhammad Karim, mengatakan, aliran air tersebut sangat bermanfaat bagi warga.</p>
<p>Selain dimanfaatkan untuk minum, aliran air tak berhenti mengalir ke irigasi dan bisa mengairi areal persawahan warga.</p>
<p>Selain itu, ketika musim kemarau, warga juga memanfaatkan untuk stok air bersih di rumahnya.</p>
<p class="class-paragraph">“Kalau sudah kemarau, banyak yang berbondong-bondong untuk memanfaatkan pancuran air ini,” jelasnya.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/real-madrid-vs-manchester-city-guardiola-sindir-ancelotti/">Real Madrid Vs Manchester City: Guardiola Sindir Ancelotti</a></strong></em></p>
<p>Hal serupa disampaikan salah satu sopir truk, Izuli. Dia juga memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan mesin truknya.</p>
<p>“Teman-teman sopir truk juga banyak yang memanfaatkan air ini ketika melewati jalan di sini,” paparnya.</p>
<p>Sumber Berita : radarjember.id<br />
Iswahyudi02</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/air-di-jember-ini-tak-habis-habis-banyak-memberi-manfaat-apa-itu/">Air di Jember Ini Tak Habis-Habis, Banyak Memberi Manfaat, Apa Itu?</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/air-di-jember-ini-tak-habis-habis-banyak-memberi-manfaat-apa-itu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fleksibelnya Harga Diharapkan Tarik Minat Petani Jember Pasok Gabah ke Bulog</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/fleksibelnya-harga-diharapkan-tarik-minat-petani-jember-pasok-gabah-ke-bulog/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/fleksibelnya-harga-diharapkan-tarik-minat-petani-jember-pasok-gabah-ke-bulog/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2024 06:06:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5700</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Badan Urusan Logistik (Bulog) tengah berproses menyerap gabah dan padi...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/fleksibelnya-harga-diharapkan-tarik-minat-petani-jember-pasok-gabah-ke-bulog/">Fleksibelnya Harga Diharapkan Tarik Minat Petani Jember Pasok Gabah ke Bulog</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Badan Urusan Logistik (Bulog) tengah berproses menyerap gabah dan padi petani Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sesuai dengan keputusan Badan Pangan Nasional, Bulog diperintahkan menyerap gabah dan beras dengan harga fleksibel sehingga petani tertarik menjual kepada pemerintah.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/rumah-sahabat-faida-jember-gelar-belanja-bareng-210-anak-yatim/">Rumah Sahabat Faida Jember Gelar Belanja Bareng 210 Anak Yatim</a></strong></em></p>
<p>“Jadi harga gabah kering panen yang sebelumnya Rp 5 ribu per kilogram menjadi Rp 6 ribu. Gabah kering giling di gudang Perum Bulog yang semula Rp 6.300 menjadi Rp 7.400. Lalu beras di gudang Perum Bulog yang sebelumnya Rp 9.950 per kilo menjadi Rp 11 ribu,” kata Asisten Manajer Operasional Bulog Jember Nanang Hartoyo, dalam rapat dengar pendapat di DPRD Jember, Sabtu (6/4/2024).</p>
<p>Harga ini dipatok pada 3 April – 30 Juni 2024. “Besar harapan kami karena Jember salah satu lumbung padi dan beras nasional, semoga dengan keputusan Badan Pangan terkait fleksibilitas harga ini, banyak gabah dan beras petani Jember yang masuk ke kami,” kata Nanang.</p>
<p>Bulog Jember memiliki sentra penggilingan padi di Kecamatan Puger. “Jadi kami bisa menyerap gabah petani dalam bentuk gabah kering panen. Kalau sebelumnya kami menyerap dalam bentuk gabah kering simpan atau kering giling, kami dapat menerima gabah kering panen,” kata Nanang.</p>
<p>Nanang berharap dengan fleksibilitas harga yang dipatok pemerintah, harga gabah dan beras di tingkat petani tidak jatuh. “Kemarin kan ada penurunan harga karena panen padi mulai massif, sehingga banyak harga gabah dan beras yang mulai turun. Keinginan Bapanas, harga beras di tingkat petani ditahan pada harga Rp 11 ribu atau Rp 7 ribu di tingkat gabah,” katanya.</p>
<p>Nanang berharap Pemerintah Kabupaten Jember bisa mendorong gabungan kelompok tani menyuplai gabah ke Bulog. “Tujuannya untuk stabilisasi harga dan pasokan. Ke depannya beras bisa bermanfaat bagi warga Jember sendiri,” katanya.</p>
<p>Siswono, Ketua Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati di DPRD Jember, mempertanyakan pola kemitraan pemerintah daerah dengan Bulog dalam menyikapi fluktuasi harga gabah dan beras.</p>
<p>“Ini kok tidak match dengan yang disampaikan (pemerintah) di ruanh ber-AC. Petani menjerit, kok di ruang ber-AC kok disampaikan enak-enak. Beras masih mahal, dan padi saat panen raya harganya tidak sesuai dengan keinginan petani,” kata Siswono.</p>
<p>Siswono berharap Bulog menjadi pintu awal bagi petani. “Sehingga kesejahteraan bisa dirasakan petani,” katanya.</p>
<p>Sejak November 2023, harga gabah cenderung naik. “Saat panen raya sekarang, kecenderungan harga untuk turun sudah mulai di angka Rp 5 ribu – 6 ribu per kilogram. Bapanas menginginkan harga di tingkat petani tidak terlalu jatuh dan diharapkan bisa diserap melalui Bulog,” kata Nanang.</p>
<p>Nanang berharap ada upaya dari pemerintah untuk mendorong pihak-pihak untuk memasok gabah ke Bulog. “Karena dalam sisi ini, saat gabah dan beras bisa masuk ke persediaan Bulog, bisa digunakan kembali untuk bantuan ke masyarakat, bisa digunakan untuk stabilisasi beras di tingkat pedagang atau pasar. Jadi tak hanya mengandalkan beras impor, tapi mengandalkan beras lokal,” katanya.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/h-4-lebaran-kai-jember-berangkatkan-8-800-pemudik/">H-4 Lebaran, KAI Jember Berangkatkan 8.800 Pemudik</a></strong></em></p>
<p>Bulog sendiri memasok beras untuk aparatur sipil negara Pemerintah Kabupaten Jember. Bulog juga bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan untuk melakukan operasi pasar. “Selama ini operasi pasar sudah terjadwal melalui Disperindag. Hampir setiap minggu selama lima hari ada operasi pasar. Lalu dengan Dinas Ketahanan Pangan sesuai dengan event yang diadakan,” katanya.</p>
<p>Sumber Berita : beritajatim.com<br />
Iswahyudi02</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/fleksibelnya-harga-diharapkan-tarik-minat-petani-jember-pasok-gabah-ke-bulog/">Fleksibelnya Harga Diharapkan Tarik Minat Petani Jember Pasok Gabah ke Bulog</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/fleksibelnya-harga-diharapkan-tarik-minat-petani-jember-pasok-gabah-ke-bulog/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keluh Kesah Petani Jember, Walau Gagal Panen, Enggan Beli Beras</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/keluh-kesah-petani-jember-walau-gagal-panen-enggan-beli-beras/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/keluh-kesah-petani-jember-walau-gagal-panen-enggan-beli-beras/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yudi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 03:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5302</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Ada pemilik sawah bernama Ashari yang jarang membeli beras. Pria...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/keluh-kesah-petani-jember-walau-gagal-panen-enggan-beli-beras/">Keluh Kesah Petani Jember, Walau Gagal Panen, Enggan Beli Beras</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Ada pemilik sawah bernama Ashari yang jarang membeli beras.</p>
<article class="read__content clearfix">Pria ini memiliki sawah seluas 400-an meter persegi yang dulu dibeli dengan harga Rp 67 juta.</p>
<p>Sawah itu oleh Ashari ditanami padi.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/peternakan-ayam-di-desa-cangkring/">Peternakan Ayam di Desa Cangkring</a></strong></em></p>
<p>Hasil panen yang biasa dia dapat mencapai 4 ton dalam jangka waktu empat bulan.</p>
<p>Namun, ketika hama datang, padi pun terserang penyakit dan panen hanya mencapai 8 kuintal.</p>
<p>Dirinya juga mengaku hanya mengonsumsi beras 4 kuintal dalam jangka waktu 4 bulan.</p>
<p>Dengan begitu, dia tidak perlu membeli beras ke toko.</p>
<p>Menurutnya, petani yang memiliki sawah, jika tidak menjual hasil panen seluruhnya, makan tidak akan kekurangan beras.</p>
<p>Bahkan, tanpa bantuan dari Bulog pun akan tetap memiliki beras.</p>
<p>Namun, padi yang ditanam harus dengan perawatan yang intens agar tidak terkena hama penyakit.</p>
<p>“Pupuk subsidi saat ini langka, sudah jarang ditemui. Tetapi, perawatan padi harus tetap baik,&#8221; paparnya.</p>
<p>Agar hama pergi, Ashari membeli racun hama seharga Rp 600 ribu untuk menghilangkannya. &#8220;Bagi kami yang hanya petani, kadang kesulitan membeli racun itu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pria dua anak tersebut juga jarang mendapatkan bantuan beras dari pemerintah, sehingga tidak merasakan beras bantuan.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/kebun-pepaya-menjanjikan-di-desa-sruni/">Kebun Pepaya Menjanjikan di Desa Sruni</a></strong></em></p>
<p class="class-paragraph">Untuk menunjang ekonomi keluarganya, selain menyiasati pemakaian beras hasil panennya sendiri, dia juga bekerja menjadi buruh di gudang tembakau.</p>
</article>
<div class="read__paging clearfix">
<div class="paging paging--article clearfix">“Jadi, dapat tambahan hasil dari kerja lain,” ucapnya.</div>
</div>
<div></div>
<div>Sumber Berita : radarjember.id<br />
Iswahyudi02</div>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/keluh-kesah-petani-jember-walau-gagal-panen-enggan-beli-beras/">Keluh Kesah Petani Jember, Walau Gagal Panen, Enggan Beli Beras</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/keluh-kesah-petani-jember-walau-gagal-panen-enggan-beli-beras/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Desa Jenggawah Jember Panen Padi</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/petani-desa-jenggawah-jember-panen-padi/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/petani-desa-jenggawah-jember-panen-padi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 02:44:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Jenggawah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jenggawah]]></category>
		<category><![CDATA[panen]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jenggawah, Jember &#8211; Para petani di Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/petani-desa-jenggawah-jember-panen-padi/">Petani Desa Jenggawah Jember Panen Padi</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jenggawah, Jember &#8211; </strong>Para petani di Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tengah berbahagia. Mereka tengah memanen padi hasil kerja keras mereka selama beberapa bulan terakhir.</p>
<p data-sourcepos="5:1-5:183">Panen raya padi di Desa Jenggawah tahun ini terbilang cukup berhasil. Hasil panen padi melimpah dan kualitasnya pun bagus. Hal ini tentu saja membuat para petani senang dan bersyukur.</p>
<p data-sourcepos="5:1-5:183"><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/fogging-digelar-di-dusun-pondoklalang-jember-untuk-cegah-dbd/">Fogging Digelar Di Dusun Pondoklalang, Jember untuk Cegah DBD</a></strong></em></p>
<p data-sourcepos="7:1-7:177">&#8220;Alhamdulillah, panen padi tahun ini cukup bagus. Hasilnya melimpah dan kualitasnya pun bagus,&#8221; kata salah seorang petani, Edi, saat ditemui di sawahnya.</p>
<p data-sourcepos="9:1-9:170">Suparman mengatakan, panen padi tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini karena cuaca yang cukup bersahabat dan serangan hama yang tidak terlalu parah.</p>
<p data-sourcepos="11:1-11:129">&#8220;Tahun ini cuacanya lumayan bagus, terlalu banyak hujan. Hama juga tidak terlalu banyak, jadi hasil panennya bagus,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-sourcepos="13:1-13:108">Suparman berharap, panen raya padi tahun ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di Desa Jenggawah.</p>
<p data-sourcepos="13:1-13:108">yaya05</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/petani-desa-jenggawah-jember-panen-padi/">Petani Desa Jenggawah Jember Panen Padi</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/petani-desa-jenggawah-jember-panen-padi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Kelompok Tani Rukun Tani 1 Desa Kertosari Kecamatan Pakusari</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/pertemuan-kelompok-tani-rukun-tani-1-desa-kertosari-kecamatan-pakusari/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/pertemuan-kelompok-tani-rukun-tani-1-desa-kertosari-kecamatan-pakusari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 09:16:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pakusari]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[RT]]></category>
		<category><![CDATA[RW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5253</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Pertemuan Kelompok Tani Rukun Tani 1 Desa Kertosari Kecamatan Pakusari dilaksanakan...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/pertemuan-kelompok-tani-rukun-tani-1-desa-kertosari-kecamatan-pakusari/">Pertemuan Kelompok Tani Rukun Tani 1 Desa Kertosari Kecamatan Pakusari</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Pertemuan Kelompok Tani Rukun Tani 1 Desa Kertosari Kecamatan Pakusari dilaksanakan setelah sholat tarawih di rumah Ketua kelompok Dimana pada pertemuan kelompok tani kali ini, selain sosialisasi bantuan benih sekaligus Penyerahan Bantuan Benih Padi dari Kelompok Tani Rukun Tani 1 kepada anggotanya juga sekaligus sosialisasi tentang pentingnya gerakan pembuatan pupuk organik baik itu padat atau cair.</p>
<p>Kelompok Tani Rukun Tani 1 ini mendapatkan bantuan berupa benih padi varietas Inpari 32 sebanyak 375 kg pada hari Rabu tanggal 13 maret kemarin dimana proses serah terima dari pihak penyedia barang kepada Kelompok Tani dihadiri juga oleh Penyuluh Pertanian dan Kepala Desa Kertosari Budi Wijayanto.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/berbagi-kebaikan-di-bulan-suci-ramadhan-1445-h-2024/">Berbagi Kebaikan Di Bulan Suci Ramadhan 1445 H/ 2024</a></strong></em></p>
<p>Musim tanam kedua akan segera mulai, Sebelum panen padi di musim tanam pertama, petani sudah harus mulai mempersiapkan persemaian padi musim tanam kedua. Kelompok Tani Rukun Tani 1 Desa Kertosari Kecamatan Pakusari yang diketuai oleh Bapak H. Muhammad Nahrawi, pada hari Kamis, 14 maret 2024 ini mengadakan pertemuan kelompok. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang anggota.</p>
<p>Pada pertemuan Kelompok Tani kali ini, PPL Desa Kertosari Kecamatan Pakusari Arief Suratno, SP menjelaskan tentang Program Bantuan Pemerintah Tahun 2024 berupa Benih Padi Inpari 32. Jjuga disampaikan kembali tentang pentingnya penggunaan Pupuk Organik yang saat ini menjadi program utama pemerintah dalam budidaya pertanian, mengingat semakin terbatasnya jumlah pupuk subsidi yang bisa di sediakan oleh pemerintah.</p>
<p>Semoga dengan seringnya dilakukan pertemuan kelompok ini petani akan lebih bersemangat dalam ber usaha tani, supaya produktifitas bisa naik dan biaya produksi bisa ditekan se efisien mungkin demi tercapainya stabilitas pangan nasional&#8230; Aamiin.</p>
<p>Sumber Berita : ppid.jemberkab.go.id</p>
<p>yaya05</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/pertemuan-kelompok-tani-rukun-tani-1-desa-kertosari-kecamatan-pakusari/">Pertemuan Kelompok Tani Rukun Tani 1 Desa Kertosari Kecamatan Pakusari</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/pertemuan-kelompok-tani-rukun-tani-1-desa-kertosari-kecamatan-pakusari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Pengendalian OPT Wereng Coklat Di Poktan Karya Subur I Desa Patemon</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/gerakan-pengendalian-opt-wereng-coklat-di-poktan-karya-subur-i-desa-patemon/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/gerakan-pengendalian-opt-wereng-coklat-di-poktan-karya-subur-i-desa-patemon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 12:49:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5205</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Balai Penyuluhan Pertanian Wilayah Kecamatan Arjasa dalam Kegiatan Gerakan Pengendalian OPT...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/gerakan-pengendalian-opt-wereng-coklat-di-poktan-karya-subur-i-desa-patemon/">Gerakan Pengendalian OPT Wereng Coklat Di Poktan Karya Subur I Desa Patemon</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Balai Penyuluhan Pertanian Wilayah Kecamatan Arjasa dalam Kegiatan Gerakan Pengendalian OPT Wereng Coklat. Kegiatan ini dilaksanakan di Poktan Karya Subur I Desa Patemon pada hari Rabu tanggal: 13 Maret 2024 yang berlokasi di Dusun Krajan Utara, Desa Patemon, Kecamatan Pakusari. Hadir dalam kegiatan ini Penyuluh Lapangan Kecamatan Pakusari, POPT, pengurus beserta anggota kelompok tani Karya Subur I Desa Patemon</p>
<p>Berdasarkan laporan dari pengurus bahwa ada dugaan serangan OPT wereng coklat pada pertanaman padi, maka dilakukan pengamatan lanjutan oleh penyuluh pertanian bersama petugas POPT (pengamat organisme pengganggu tanaman) pada hari Senin, tgl 11 Maret 2024.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/libatkan-ketua-rt-dan-rw-disdukcapil-jember-gelar-diskusi-tentang-penduduk-nonpermanen/">Libatkan Ketua RT dan RW, Disdukcapil Jember Gelar Diskusi Tentang Penduduk Nonpermanen</a></strong></em></p>
<p>Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ada populasi wereng coklat lebih dari 3 ekor pada tiap rumpun tanaman padi, sehingga perlu segera dilakukan pengendalian serentak.</p>
<p>Dikoordinir oleh pengurus kelompok tani, petani melakukan pengendalian dengan penyemprotan serentak menggunakan insektisida dengan bahan aktif yang direkomendasikan oleh POPT.Selanjutnya, diharapkan petani secara mandiri terus melakukan pengendalian OPT wereng secara bersama dan rutin setiap 3-4 hari sekali. Tindakan pencegahan juga perlu dilakukan pada persemaian padi yang ada di sekitar tanaman siap panen.</p>
<p>Dengan pengamatan secara berkala, diharapkan serangan OPT wereng coklat dapat diatasi dengan baik untuk meminimalisir kehilangan hasil panen.</p>
<p>Sumber Berita : ppid.jemberkab.go.id</p>
<p>yaya05</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/gerakan-pengendalian-opt-wereng-coklat-di-poktan-karya-subur-i-desa-patemon/">Gerakan Pengendalian OPT Wereng Coklat Di Poktan Karya Subur I Desa Patemon</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/gerakan-pengendalian-opt-wereng-coklat-di-poktan-karya-subur-i-desa-patemon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPP Balung Melakukan Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat</title>
		<link>https://jenggawah.suarajember.com/bpp-balung-melakukan-gerakan-pengendalian-wereng-batang-coklat/</link>
					<comments>https://jenggawah.suarajember.com/bpp-balung-melakukan-gerakan-pengendalian-wereng-batang-coklat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 06:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jember]]></category>
		<category><![CDATA[padi]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[wereng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jenggawah.suarajember.com/?p=5175</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suara Jember News, Jember &#8211; Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan faktor utama yang berpengaruh pada penurunan...</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/bpp-balung-melakukan-gerakan-pengendalian-wereng-batang-coklat/">BPP Balung Melakukan Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Suara Jember News, Jember &#8211; </strong>Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan faktor utama yang berpengaruh pada penurunan produksi suatu komoditi. Wereng batang coklat (Nilaparvata lugens) merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi.</p>
<p>Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens) merupakan jenis serangga yang menyerang bagian batang padi. Hama ini memperoleh makanan dengan cara menghisap cairan pada batang padi hingga tanaman padi menjadi kering dan kecoklatan.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/keseruan-ekstrakurikuler-pramuka-sdn-kertonegoro-3/">Keseruan Ekstrakurikuler Pramuka SDN Kertonegoro 3</a></strong></em></p>
<p>Selain itu, jika tidak segera dikendalikan tanaman padi akan seperti terbakar (hopperburn) yang diakibatkan oleh cairan pada batang tanaman yang dihisap oleh wereng tersebut.</p>
<p>Sebagai upaya untuk mengendalikan populasi wereng batang coklat, hari Jumat Tanggal 8 Maret 2024 Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Balung melakukan gerakan pengendalian wereng batang coklat.</p>
<p>Kegiatan pengendalian ini dilaksanakan di Kelompok Tani Subur 01 Desa Karang Duren yang dihadiri oleh penyuluh pertanian Kecamatan Balung dan petugas POPT.</p>
<p><em><strong>Baca Juga : <a href="https://suarajember.com/sd-jenggawah-05-unggulkan-ekstrakurikuler-pramuka/">SD Jenggawah 05 Unggulkan Ekstrakurikuler Pramuka</a></strong></em></p>
<p>Pengendalian menggunakan insektisida berbahan aktif buprofezin bantuan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember.</p>
<p>Dengan adanya kegiatan ini diharapkan populasi wereng bisa terkendali dan sebagai stimulan bagi petani sekitar untuk tetap waspada terhadap serangan hama wereng batang coklat.</p>
<p>Diharapkan kegiatan serupa untuk selalu di gencarkan pada para petani dalam upaya menekan perkembangan populasi Hama dan Penyakit khusunya pada tanaman padi.</p>
<p>Sumber Berita : ppid.jemberkab.go.id</p>
<p>yaya05</p>
<p>The post <a href="https://jenggawah.suarajember.com/bpp-balung-melakukan-gerakan-pengendalian-wereng-batang-coklat/">BPP Balung Melakukan Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat</a> appeared first on <a href="https://jenggawah.suarajember.com">Jenggawah Suara Jember News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jenggawah.suarajember.com/bpp-balung-melakukan-gerakan-pengendalian-wereng-batang-coklat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
