Suara Jember News, Jember – Februari 2024 kondisi inflasi di Jember lebih rendah daripada inflasi Februari 2023. Nilai inflasi Jember secara year on year (yoy) 2,22 persen. Sedangkan inflasi yoy pada Februari 2023 sebesar 7,21 persen.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang tertinggi. Oleh karena itu, harus diwaspadai.
Baca Juga :Pesawat Carter di Bandara Notohadinegoro Jember Bertambah Lagi, Seperti apa?
Termasuk kenaikan harga beras yang belakangan ini terjadi. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Tri Erwandi mengatakan, inflasi yoy Jember akhir Februari 2024 menjadi yang terendah di Jatim.
Bila dibandingkan pada yoy Februari 2023 tentu saja ada penurunan. “Penurunan ini upaya keras pemerintah untuk memaksimalkan Sinergi dan Kolaborasi Mingguan Setiap Rabo atau Si Rambo,” ujarnya.
Baca Juga :Pemadaman Di Desa Jatisari Jenggawah
Sementara, untuk inflasi month to month (MTM) pada Februari ini sebesar 0,48 persen. Komoditas penyumbang inflasi secara yoy di Jember tertinggi yaitu beras dengan andil 1,11 persen.
Disusul daging ayam ras sebesar 0,13 persen, dan cabai merah sebesar 0,12 persen. Menurutnya, seluruh kabupaten/kota di Jatim mengalami inflasi.
Tertinggi adalah Sumenep sebesar 4,62 persen, dan terendah Jember sebesar 2,22 persen.
Sumber Berita : radarjember
dawa01











Berita Selanjutnya
Harga Daging Sapi di Kawasan Jember Berangsur Turun
KAI Jember Catat Jumlah Penumpang Selama Angkutan Lebaran Meningkat
LAGI! Polisi di Jember Ini Obrak-abrik Balap Liar, Seperti Apa Aksinya?
Halal Bi Halal Dan Silaturahmi Lintas Sektoral Kecamatan Jenggawah
Ribuan RTLH di Jember Selesai DigarapRibuan RTLH di Jember Selesai Digarap
Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kabupaten Jember Pada Haul Ke 48 Habib Sholeh Tanggul