Suara Jember News, Jember –Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember mencatat volume sampah yang dihasilkan masyarakat Jember mencapai 1.250 ton setiap harinya.
Itu artinya ada 1.002 ton sampah yang tak terangkut tiap harinya.
Hal itu karena keterbatasan armada truk pengangkut sampah. Jumlah truk sampah di Jember sebanyak 34 unit. Tiap truk bisa mengangkut sekitar 10 ton lebih dalam sehari.
Jumlah tersebut masih sangat kurang untuk mengangkut semua sampah masyarakat Jember. “Idealnya, agar terangkut semua itu harus punya 200 truk,” jelas Muhammad Masbud, Kepala UPT TPA Pakusari.
Sementara ini satu truk sampah di Jember bisa melayani hingga empat wilayah kecamatan.
Sebab, DLH Jember hanya berkonsentrasi pada kawasan kota, seperti di Kaliwates yang memiliki sebelas truk, Sumbersari tujuh truk, dan Patrang tujuh truk.
Sisanya, truk sampah berkonsentrasi di luar area kota. Satu truk melayani di Rambipuji, Sukorambi, dan Panti.
Satu truk lagi menangani Tanggul, Sumberbaru, dan Bangsalsari.
Jenggawah, Ajung, dan Wuluhan juga hanya dilayani satu truk sampah.
Sementara untuk sampah-sampah yang tidak terangkut oleh truk dilakukan berbagai cara. Mulai dari bekerja sama dengan pihak swasta untuk pengangkutan sampah di lingkungan permukiman warga.
Karena itu, jika dilihat memang masih banyak sekali kekurangan.
Namun di tahun 2024, DLH Jember sudah mengajukan penambahan dua truk sampah kepada Pemkab Jember.
Rencananya truk tersebut akan dioperasikan di kecamatan yang belum ada truk sampah.
Hal itu karena lemahnya pengelolaan sampah di hulu, serta sarana dan prasarana DLH yang belum mencukupi.
“Lebih parah lagi kesadaran masyarakat yang masih kurang,” ungkapnya.
Sampai saat ini DLH Jember masih mengoptimalkan pengelolaan sampah dengan fasilitas yang ada.
Baca Juga : Merapi Luncurkan 143 Kali Guguran Lava Selama Sepekan
Meski begitu, pihaknya akan tetap mengupayakan untuk melakukan penambahan jumlah truk sampah.
“Karena, sebaran pelayanan truk sampah di setiap kecamatan di Jember sangat kurang. Oleh karena itu, kami sangat terbantu dengan tenaga masyarakat yang rela mengumpulkan sampah menggunakan gerobak,” pungkasnya.
Sumber Berita : radarjember.id
Iswahyudi02











Berita Selanjutnya
Pakar kesehatan Unmuh Jember beri tips mudik Lebaran sehat dan aman
Antisipasi Laka Laut, Pengamanan Pesisir Pantai Selatan Jember Diperketat
Pemudik tujuan stasiun Daop Jember capai 103.944 orang
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Kampus Unmuh Jember
Hari Kedua Lebaran, 100 Ribu Lebih Pemudik Datang Ke Jember
Air di Jember Ini Tak Habis-Habis, Banyak Memberi Manfaat, Apa Itu?