Suara Jember News, Jember – Siang itu, lelaki paruh baya tanpa lelah menyulut api untuk membakar genting hasil cetakannya. Meski dihadapkan pada cuaca dan semburan api yang panas, ia tak henti bergerak untuk memperoleh hasil yang optimal.
Berangkat dari pengalaman nguli pada perajin genting, hingga kini mampu memproduksi sendiri di halaman rumah kecilnya. Kholil Nur Hojil namanya, perajin genting dengan alat tradisional di Dusun Tegal Kalong, Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah.
Ayah dua anak tersebut mengaku sudah delapan tahun membuka usaha sendiri. Dari yang sebelumnya hanya menjadi kuli perajin. Lika-liku perjuangan ia alami selama merintis usahanya. Harus banting tulang untuk mencari tambahan modal usahanya.
Dengan ditemani kekasihnya yang baru saja ia nikahi, dia yakin membuahkan hasil dari modal pengalamannya sebagai perajin. “Saya buka usaha sendiri pada saat awal menikah. Meski tidak mempunyai cukup modal, tapi saya punya pengalaman sebagai kuli perajin sebelumnya,” ujarnya.
Holil menyebut kini mampu mencetak 400 genting per hari dalam kondisi mentah. Dalam seminggu bisa menghasilkan 1.000 genting siap jual.
Baca Juga :Bawaslu Jember Buka Posko Pengaduan 24 jam Selama Masa Tenang
“Alat tradisional membutuhkan proses yang cukup panjang. Mulai dari cetak hingga finishing atau pembakaran membutuhkan kurang lebih tiga hari. Tergantung cuaca,” jelasnya.
Dia menjualnya dengan harga jual Rp 1.100 per buah kepada pengepul. Sementara, kepada orang umum sebesar Rp 1.500.
Ia mengaku selama ini hasilnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. “Hasil penjualan per bulan Rp 4 juta. Bersihnya bisa Rp 2 juta atau kurang. Tergantung cuaca, sebulan bisa produksi berapa,” sebut pria kelahiran Jember itu.
Sumber Berita : radarjember
dawa01











Berita Selanjutnya
Pertemuan Rutin TP PKK Kecamatan Sukowono 2024
05/04/2024.PSN Tulip 56 Desa Tegalrejo
Rumah Penjual Bensin Eceran di Jember Terbakar, Dua Orang Jadi Korban
Kereta Ekonomi New Generation Hadir di Jember
Minta Efektivitas Mal Pelayanan Publik di Jember Ditingkatkan, Ada Apa?
Warga Desa di Jember Ini Lebaran Dulu, Ribuan Orang Sudah Salat Id, CEK SELENGKAPNYA