Suara Jember News, Jember – Tepat setelah adzan sholat dhuhur, petugas pemungutan suara di Kelurahan/Kecamatan Patrang mendatangi RSD dr Soebandi, kemarin (14/2). Namun tujuannya bukan untuk berobat, melainkan memfasilitasi tenaga kesehatan (Nakes) di tempat tersebut untuk menyalurkan suaranya di Pemilu 2024.
Namun tidak semua orang yang ada di tempat tersebut, dapat mencoblos sesuai keinginannya. Karena hanya orang yang terdaftar sebagai pemilih tetap saja yang diperbolehkan mencoblos.
Baca Juga : Warga Jember Harus Tahu Ini, Cukai Rokok Naik, Waspadai Udud Ilegal
Sementara pasien, pendamping dan mahasiswa yang sedang menjalani praktek lanjutan, banyak yang tidak dapat mencoblos. Seperti yang terjadi pada Waulida Zakiyul Ramadha Putri, 23, Mahasiswa Unej yang tengah menjalani pendidikan lanjutan di RSD dr Soebandi.
Perempuan asal Ponorogo itu mengaku sempat keliling ke sejumlah TPS. Namun berdasarkan penjelasan petugas, dia bersama puluhan teman lainnya tetap tidak bisa mencoblos.
“Tadi sempat keliling ke beberapa TPS. Tapi tetap tidak bisa nyoblos,” katanya. Dia juga mengaku sempat pengecekan di Cek DPT online.
Hasilnya dia terdaftar di TPS di rumahnya. Selain Madha banyak mahasiswa lain yang juga tidak dapat menyalurkan hak suaranya pada Pemilu kali ini. “Banyak mahasiswa lain seperti saya yang juga tidak dapat memilih,” tuturnya.
Hal berbeda dikatakan oleh Dinka Candra Yusnita, seorang nakes di ruang bersalin. Dia dapat menyalurkan hak suaranya, karena sebelumnya sudah mengajukan pindah pilih yang difasilitasi oleh rumah sakit.
Sumber Berita : radarjember
dawa01











Berita Selanjutnya
Pertemuan Rutin TP PKK Kecamatan Sukowono 2024
05/04/2024.PSN Tulip 56 Desa Tegalrejo
Rumah Penjual Bensin Eceran di Jember Terbakar, Dua Orang Jadi Korban
Kereta Ekonomi New Generation Hadir di Jember
Minta Efektivitas Mal Pelayanan Publik di Jember Ditingkatkan, Ada Apa?
Warga Desa di Jember Ini Lebaran Dulu, Ribuan Orang Sudah Salat Id, CEK SELENGKAPNYA