Suara Jember News, Jember – Pelukis Jember ini memiliki studio dan galeri lukis sendiri. Berbagai jenis karya lukisnya dipajang dan bisa dibeli. Usahanya semakin melebar bahkan saat pandemi.
MEGA SILVIA, Kebonsari, Radar Jember HAMPIR seluruh hidupnya dihabiskan dengan melukis. Tepatnya sejak 2001, Ahmad Khoiriji mulai eksis menjadi seorang pelukis.
Baca Juga :Rumah ASN di IKN Siap Dihuni Juli 2024
Namanya mulai mencuat ke publik sebagai seorang seniman profesional. Pria berusia 43 tahun itu bisa disebut beruntung. Ratusan karya lukisnya sudah memiliki rumah sebagai ruang koleksi yang bisa dibeli.
Ubud Art Gallery, begitu Khoiriji menamai galeri lukisnya, 16 tahun lalu. “Di sana saya menjual lukisan dan pigura buatan sendiri,” katanya.
Setiap hari waktunya diisi dengan kegiatan melukis. Berbagai skill aliran lukis sudah dimiliki. Realis, impresionis, kubisme, surealisme, abstrak, kaligrafi, hingga naif. Ada studio lukis di galerinya. Dari sanalah, karya-karyanya tercipta.
Baca Juga :Pemkot Surabaya Segera Bangun Panti Griya Wreda Babat Jerawat
“Saya juga menjual lukisan karya pelukis lain,” imbuh ayah anak tiga itu. Dia merupakan salah satu peserta Expo Jember Obral Gede (JOGed) yang sampai sekarang masih memberlakukan diskon 10 hingga 20 persen.
Selain memboyong sejumlah karya lukisnya, dia juga melukis on the spot di stan. Membawa kanvas-kanvas kosong dan seperangkat alat lukis lain.
Sumber Berita : radarjember
dawa01











Berita Selanjutnya
Berikut Data Wisatawan yang Liburan ke Jember, Wisatawan Mancanegara Hanya Segelintir
Ada Desa Penyuplai Sayuran di Jember, Ini Dia Besaran Sayur yang Disuplai Dari Jember
Jangan Salah Kaprah Soal Pernikahan Siri, Ini Komentar Dosen UIN KHAS Jember
Kampanye Wajib Halal Bagi Pelaku UMKM
Disnaker Jember: Belum Ada Pakem untuk Tangani Pekerja Migran Ilegal
UPDATE KEBAKARAN JEMBER, Tempat Produksi Tahu Ludes Terbakar, CEK KRONOLOGINYA INI